Cara Mendeskripsikan Diri Sendiri agar Menarik dan Profesional

Deskripsi diri merupakan suatu file yang berisi seseorang menggambarkan dirinya sendiri. Adapun yang digambarkan ialah dalam hal kelebihan, kelemahan, serta kemampuan yang dimiliki oleh kita sendiri.

Mendeskripsikan diri sendiri sebaik dan semenarik mungkin merupakan salah satu kunci untuk sukses melamar pekerjaan. Berikut ini ialah beberapa cara mendeskripsikan diri sendiri secara profesional dan menarik perhatian pihak perusahaan. Yuk simak artikel berikut ini!

Pengertian Deskripsi Diri

Sebelum mengetahui cara mendeskripsikan diri sendiri agar menarik, maka kita perlu mengetahui pengertian deskripsi diri terlebih dahulu. Deskripsi diri merupakan sebuah penjelasan yang menggambarkan siapa kita, apa yang kita lakukan, dan berbagai hal umum yang perlu orang lain ketahui tentang kita.

Secara umum, deskripsi diri berisikan beberapa hal, seperti:

  • Nama lengkap disertai dengan nama panggilan
  • keahlian yang dimiliki
  • Informasi mengenai pengalaman kerja
  • Berisi gambaran terkait pendidikan yang dilalui
  • Tujuan dan minat karir yang diinginkan

Cara Mendeskripsikan Diri Sendiri yang Profesional

Setelah mengetahui arti dari mendeskripsikan diri sendiri, selanjutnya kita perlu mengetahui cara mendeskripsikan diri sendiri secara baik dan benar. Adapun beberapa caranya yaitu:

1. Buat se ringkas mungkin

Cara pertama ketika kita hendak membuat deskripsi tentang diri sendiri yaitu membuatnya dengan ringkas dan singkat. Kalimat pertama kita perlu melakukan pengenalan diri dengan mencantumkan beberapa hal seperti nama, jabatan serta pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.

Jika kita seorang fresh graduate dan belum memiliki pengalaman kerja, maka kita bisa memasukkan beberapa informasi lain seperti jurusan, gelar, dan tingkat sertifikasi kita. Kita juga bisa memasukkan pengalaman organisasi dan pengalaman magang.

Baca Juga:  Apa Itu Freelancer? Ini Dia Kekurangan & Kelebihannya

2. Beri penjelasan mengenai pengalaman dan pencapaian

Seperti yang telah kita sampaikan sebelumnya bahwa kita bisa memberikan penjelasan mengenai pengalaman dan pencapaian kita. pencapaian dan pengalaman bisa kita personalisasi di bagian pendahuluan. Selain pengalaman dan pencapaian, kita juga bisa menambahkan beberapa prestasi yang relevan dan sesuai dengan posisi kerjaan yang kita lamar.

3. Jelaskan tujuan dan minat karir

Setelah menjelaskan siapa kita beserta kelebihan yang kita miliki, maka selanjutnya kita perlu memberikan kesimpulan dengan mengarah ke tujuan akhir yaitu melamar pekerjaan di posisi tertentu. Kita perlu menjelaskan secara jujur keinginan kita, jangan karena alasan ingin bekerja, maka kita mau ditempatkan di posisi apa saja. Hal ini karena akan mengurangi nilai profesionalitas yang kita miliki.

4. Jangan ragu untuk mengekspresikan diri sendiri

Dalam mendeskripsikan diri sendiri, kita perlu mengekspresikan sebaik mungkin dan jangan ragu. Selain itu, kita juga jangan menggunakan terlalu banyak kata yang umum, hal ini dikarenakan akan memberikan kesan yang normal. Untuk menjadi kandidat terpilih, kita perlu menunjukkan beberapa keunikan yang kita miliki.

Pastikan keunikan yang kita miliki berbeda dengan keunikan yang dimiliki kandidat lainnya sehingga akan menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, kita juga perlu memastikan bahwa keunikan yang kita miliki dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan dan posisi kerjaan yang sedang kita lamar.

5. Periksa penulisan dengan teliti

Hal yang tidak kalah penting ketika membuat deskripsi diri ialah mengoreksi tulisan yang telah kita buat dengan teliti. Kita perlu memastikan bahwa tulisan yang kita buat sudah benar dan menarik. Jangan sampai tulisan kita menggunakan tata bahasa dan kata-kata yang aneh dan kurang pas untuk digunakan.

Baca Juga:  Cara Menolak Tawaran Kerja Secara Profesional dan Sopan

6. Menggunakan kata kunci yang berhubungan

Cara lain untuk membuat deskripsi diri yang baik dan menarik ialah dengan menggunakan kata kunci yang berhubungan. Kata kunci tersebut mampu menggambarkan diri kita sebagai salah satu kandidat yang potensial menempati posisi yang dilamar. Selain itu, kata kunci tersebut mampu menarik perhatian pihak perusahaan sehingga kita akan mudah menjadi salah satu kandidat yang potensial.

7. Menggunakan angka

Dalam membuat deskripsi diri, kita juga perlu menyertakan sebuah angka untuk dijadikan sebagai bukti data yang terukur. Kita juga bisa memberi tahu pihak perusahaan dengan menggunakan angka mengenai seberapa persen pencapaian yang telah berhasil kita capa di masa lalu. Contohnya yaitu:

  • Pada tahun 2022 telah berhasil lulus tepat waktu dengan IPK 3,8 atau predikat cumlaude
  • Pada tahun 2019 sampai 2022 telah berhasil meningkatkan penjualan sampai 90%
  • Pada tahun 2020 sampai 2022 menjadi staff akuntansi pada perusahaan Finansial dan mendapat 3 penghargaan sebagai staff terbaik.

Ya, itulah beberapa informasi mengenai cara mendeskripsikan diri sendiri yang baik dan mudah sehingga menghasilkan deskripsi diri yang menarik dan profesional. Agar terlihat lebih bernilai, berikan pengalaman yang relevan dengan posisi yang diinginkan.

Pengalaman juga bisa didapatkan melalui berbagai hal, salah satunya adalah menjadi freelancer. Jobsee merupakan website freelancer yang akan memberikan kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi dengan klien, Yuk daftar sekarang!

Deskripsi diri yang penuh keyakinan biasanya lebih disukai oleh pihak perusahaan dibandingkan dengan yang mendeskripsikan secara ragu-ragu. Yuk buat deskripsi diri kita sebaik dan semenarik mungkin agar pihak perusahaan banyak yang tertarik!

Indra Wansyah

Author Since: Oktober 7, 2023

Tidak ada hal yang mustahil.

Leave Your Comment